Kiprah Agen Bola Dalam Industri Sepakbola Dunia

Kiprah Agen Bola Dalam Industri Sepakbola Dunia - Ketika komersialisasi belum melanda industri sepakbola, perputaran uang pada sebuh klub, liga, ataupun pemain bola tidaklah sebesar seperti sekarang. Saat ini, nilai kontrak pemain bola selama 5 tahun bisa setara dengan harga proyek perbaikan transportasi massal yang bernilai triliunan. Besaran nilai kontrak pemain bola tersebut tidak terlepas dari peran agen bola dan kemajuan industri sepakbola yang didorong oleh revolusi penyiaran. Revolusi penyiaran tersebut pada dasarnya dapat menambah pemasukan klub secara signifikan. Dengan peningkatan penghasilan tersebut, sebuah klub kemudian bisa membeli pemain bola dengan banderol harga yang tinggi. Gaji pemain sepakbola bintang pun kini sudah setara dengan gaji managemen kelas atas dari sebuah perusahaan terkemuka.

Di tengah-tengah meningkatnya harga dan penghasilan yang besar, pemain bola tentunya memerlukan bantuan dari seorang profesional. Bantuan tersebut meliputi perencanaan karir, negosiasi klub, penasihat keuangan dan pengelolaan pajak. Karena sedikitnya pengetahuan pemain akan hal-hal penting di luar lapangan tersebut, para pemain pastinya sangat memerlukan bantuan. Disinilah perang seorang agen pemain bola kemudian banyak dicari dan dibutuhkan. Tugas agen adalah untuk mengoptimalkan potensi penghasilan dari pemain bola dan juga melindungi hak-haknya sebagai pemain. Hal ini dilakukan agar pemain nantinya bisa memperolej kemapanan dalam hal finansial dan juga terlindungi dari kemungkinan tindakan semena-mena dari sebuah klub. Dalam banyak kasus, seorang agen pun akan banyak berhubungan dengan berbagai pihak lain yang memang membutuhkan jasanya khususnya dalam hal pemasaran atau marketing.

Dalam industri sepakbola masa kini, profesi agen pemain bola memiliki peranan penting dan vital baik bagi pemain ataupun bagi klub. Direktur sebuah klub akan menjalin hubungan yang ‘mesra’ dengan agen pemain bola supaya peluang untuk mendapatkan atau mempertahankan pemain incaran menjadi terbuka lebar. Apabila sebuah klub gagal dalam melakukan ini, maka keutuhan skuad klub pun menjadi terancam. Seorang direktur klub harus bisa menangani ancaman “single sourcing agent” atau hanya mengandalkan relasi dengan 1 atau 2 orang agen saja dalam klubnya. Apabila suatu saat muncul permasalahan, maka seorang agen dapat mempengaruhi klien atau pemainnya untuk segera hengkang dari klub yang bermasalah tersebut. Inilah yang kemudian menjadikan urusan jual beli pemain boila menjadi lebih rumit dan tentunya memerlukan analisa yang lebih dalam dari seorang agne pemain bola professional.



Tag : bisnis, olahraga
0 Komentar untuk "Kiprah Agen Bola Dalam Industri Sepakbola Dunia"

Back To Top